Jakarta, 28 Desember 2025 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi sinyal akan memanggil pihak-pihak yang dekat dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk dimintai keterangan terkait dugaan kasus korupsi dana iklan Bank BJB. Langkah ini dianggap sebagai bagian dari upaya penyelidikan mendalam untuk menelusuri aliran dana dan memastikan transparansi penggunaan anggaran.

Pakar hukum dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM mendesak agar KPK tidak hanya memeriksa saksi manusia, tetapi juga menelisik perangkat digital milik Ridwan Kamil. Mereka menilai gadget dan dokumen elektronik dapat menjadi bukti kunci yang memperjelas jejak transaksi dan komunikasi terkait penggunaan dana iklan.

Sumber di KPK mengungkapkan, pemanggilan orang-orang dekat Ridwan Kamil tidak otomatis menyatakan mereka terlibat dalam dugaan korupsi. Sebaliknya, langkah ini bertujuan untuk menguatkan fakta dan memetakan aliran dana secara akurat. Biasanya, dalam kasus korupsi, aliran uang melibatkan pihak ketiga atau staf yang berada di sekitar pejabat publik.

Baca Juga : Jalur Menuju Lembang Padat Jelang Tahun Baru 2026

“Memeriksa pihak dekat adalah strategi investigasi yang wajar, agar seluruh fakta terkait penggunaan anggaran dapat terungkap secara lengkap,” kata seorang pakar hukum anti-korupsi. Langkah ini memungkinkan KPK untuk menelusuri dokumen, komunikasi, dan transaksi yang mungkin tidak tercatat secara langsung di rekening resmi.

Seiring berjalannya proses penyelidikan, KPK juga diharapkan akan memeriksa bukti elektronik, termasuk email, chat, atau dokumen digital lain yang relevan. Hal ini sesuai dengan praktik penegakan hukum modern, di mana digital evidence sering menjadi kunci untuk mengungkap aliran dana korupsi.

Langkah KPK memanggil saksi atau pihak terkait menjadi perhatian publik karena menyangkut figur politik yang memiliki posisi strategis. Meski begitu, semua pihak yang dipanggil tetap memiliki hak untuk memberikan keterangan secara sah, dan tidak otomatis ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus dugaan korupsi dana iklan Bank BJB ini masih dalam tahap penyelidikan, dan KPK berupaya memastikan proses berjalan transparan, akurat, dan sesuai hukum. Langkah memeriksa pihak dekat Ridwan Kamil dinilai penting untuk menguak fakta secara utuh dan melacak aliran dana yang potensial bermasalah.